Rangkuman Bahan Tekstil

Rangkuman Bahan Tekstil


"Rangkuman Bahan Tekstil"


1.Menurut kegunaannya bahan tekstil dibedakan menjadi 2 yaitu bahan utama dan bahan tambahan.
2.Penggolongan serat tekstil dibagi menjadi 2 kelompok besar yaitu serat alam dan serat buatan.
3.Proses pembuatan bahan tekstil menggunakan metode: tenunan (woven), rajutan (knitted), anyaman, kaitan, buhul, renda, dan bukan tenunan (non woven).
4.Penyempurnaan bahan dilakukan untuk meningkatkan kualitas bahan dengan menyempurnakan penampilan, penyempurnaan pada pegangan dan penyempurnaan daya guna bahan.
5.Penyelidikan bahan bisa dilakukan secara visual dan uji pembakaran. Pengamatan secara visual yang bisa Anda amati adalah: 1) panjang serat, 2) kekuatan serat, 3) kehalusan serat, 4) kilau serat, 5) keriting serat, 6) daya luntur, dan 7) daya serap air dan udara. Sedangkan pengamatan melalui uji coba pembakaran untuk mengetahui asal serat.

1.Apakah tujuan Anda mempelajari pengetahuan bahan tekstil?
2.Apakah yang dimaksud dengan bahan utama?
4.Jelaskan istilah penyempurnaan di bawah ini!
d.Mercerized
e.Sanforized
f.Fast colour
5.Jelaskan ciri-ciri dari uji coba pembakaran serat yang berasal dari:
a.Serat protein
b.Serat selulosa
c.Serat buatan

Kunci Jawaban

1.Tujuan mempelajari bahan tekstil adalah supaya memiliki wawasan dan keterampilan dalam memilih dan membeli bahan baku busana sesuai desain busana.
2.Yang dimaksud dengan bahan utama adalah bahan yang paling banyak digunakan dalam pembuatan suatu busana atau lenan rumah tangga.
3.Penggolongan serat tekstil yang berasal dari alam adalah sebagai berikut.

4.Berikut adalah definisi dari:

•Mercerized

Suatu proses untuk mendapatkan kilap yang tinggi dan permanen pada kapas. Proses ini dilakukan dengan mengerjakan benang/kain kapas dalam larutan kaustik soda atau alkali kuat lainnya, kemudian diikuti dengan proses netralisasi dan pencucian.

•Sanforized

Tujuan penyempurnaan anti menyusut, adalah membuat kain mempunyai daya susut sekecil mungkin, sehingga pada penggunaannya tidak berubah walaupun dicuci berulang kali.

•Fast colour

Merupakan penyempurnaan yang dilakukan pada bahan tekstil yang bertujuan untuk menguatkan warna dari pudar

5.Ciri-ciri hasil uji pembakaran adalah:

•Serat-serat protein

Serat-serat seperti wol, rambut/bulu binatang lainnya dan sutra akan segera mengeriting oleh api dengan sedikit meleleh, terbakar dengan lambat, meninggalkan butiran abu hitam yang lembut padat, bisa diremuk, dengan berbau seperti rambut yang terbakar. Wol akan padam segera setelah sumber apinya dialihkan.

•Serat-serat selulosa

Jenis serat ini yaitu katun, linen/flak dan rayon. Pengapian dilakukan dengan segera hingga serat terbakar dengan cepat, dan tercium bau seperti kertas yang terbakar. Abu yang ditinggalkan lembut seperti bedak. Rayon akan terbakar tanpa nyala atau meleleh sehingga tidak meninggalkan butiran seperti plastik, sisanya hanya bulu kapas ringan.

•Asetat dan sintetis

Bahan ini meleleh langsung dari api sebelum terbakar dan meninggalkan butiran abu hitam, bentuknya tidak rata dan rapuh, baunya seperti asam cuka. Poliester mengerut dengan api, lelehannya akan meninggalkan butiran bulat yang keras berwarna abu-abu atau coklat, berbau kimiawi. Nilon seperti di atas meninggalkan butiran abu-abu yang keras, susah diremuk, berbau seperti daun seledri.

0 komentar:

Post a Comment