Macam-macam penyelesaian kelim tepi

les, indonesia, private, obras, guru, sekolah, belajar, yogyakarta, usaha, jogja, kursus, terbaik, batik, kaos, kebaya, jahit, baju jahit, mesin jahit, konveksi, kursus menjahit
Macam-macam penyelesaian kelim tepi

Macam-macam penyelesaian kelim tepi



Kelim adalah penyelesaian tepi dari bagian-bagian busana. Kelim dilipat mengarah kebagian buruk bahan dan tepinya diselesaikan dengan menggunakan tusuk-tusuk atau setikan mesin agar tepi kelihatan rapi. Lebar kelim bermacam-macam tergantung penempatannya(Radias Saleh dan Aisyah Ja’far, 1991 : 96). Jarak penyelesaian kelim meliputi : kelim rok antara 3-5 cm, kelim blus antara 2-4 cm, dan kelim lengan antara 2-4 cm. Langkah menyelesaikan kelim tepi yaitu diobras dulu, dirompok atau diberi lapisan bentuk, kemudian dilipat selebar kelim yang diinginkan dengan disematkan jarum pentul arah berdiri, dan diselesaikan dengan tusuk kelim, tusuk flanel, atau tusuk feston dengan jarak teratur(Radias Saleh dan Aisyah Ja’far, 1991 : 94).

Kelim sungsang
Teknik mengerjakannya sama dengan mengelim, tapi beda kerjanya pada cara memasukkan jarumnya yaitu dua kali dalam satu lubang sehingga benangnya mati dan tidak mudah lepas. Jika ada yang putus kegunaan sama dengan mengelim.

Kelim tusuk flanel

Kelim tusuk flanel yaitu kelim yang bahan pinggirnya diobras, tanpa melipatnya kedalam. Terutama dipakai untuk teknik pengerjaan yang kelimnya lebih rapi dan lebih berkualitas dan juga untuk bahan yang tebal, untuk rok, blus, ujung lengan, dan sebagainya. Caranya : 1. Dilipitkan pinggir rok, selebar yang diinginkan dan dibantu dengan jelujur.
2. Dijahit dengan tusuk flanel yang satu diatas keliman tidak tembus sampai ke luar dan yang satunya di bawah kelim pinggir lipatan dengan langkah mundur. 3. Hasil dari bagian baik hanya tampak satu baris dengan jarak 0,5cm.

Kelim yang dirompok
Kelim yang dirompok terutama untuk bahan yang tebal seperti jas, mantel, teknik pengerjaannya sama dengan disum, cuma tiras pinggirnya tidak dilipatkan tapi dirompok dengan bahan yang tipis agar tidak terlalu tebal, kemudian baru disum.

Kelim palsu

Kelim palsu yaitu kelim untuk mengatasi masalah bila panjang kain tidak cukup untuk bahan keliman, atau bahan yang terlalu tebal untuk dikelimkan, maka dibuat kelim palsu. Membuat kelim palsu yaitu dengan cara menyambungkan kain untuk kelim, kain yang digunakan bisa bahan yang sama atau bahan lain yang lebih tipis (jika bahan yang akan disambung terlalu tebal) tetapi warna kain penyambungnya sama dengan bahan pakaian. Cara penggabungannya adalah : gunting kain sesuai dengan bentuk yang akan disambung, lalu disatukan dan dikelim dengan sum. Lebar hasil setikan penyambungan tidak lebih dari 0,5cm. Untuk kelim, kelim sum, kelim sumsang, tusuk flanel dan kelim rompok dikerjakan dengan jarum tangan, tapi untuk merompok biasa dikerjakan dengan jahit mesin dan untuk mensum keduanya tetap dengan tangan.

Kelim tindas

Kelim tindas yaitu kelim yang dijahit dengan mesin. Cara mengerjakan kelim tindas adalah kelim dilipitkan sesuai dengan keinginan dan dilipatkan + 1cm, kemudian ditindas dengan mesin, hasil tindasan hanya satu jahitan yaitu pada pinggir kelim. Ini biasanya dipakai untuk pinggiran kemeja, ujung kaki piyama, kaki celana, bawah rok, blus, dan sebagainya.

Kelim konveksi
Kelim konveksi yaitu kelim yang sering dipakai untuk menjahit pakaian konveksi, yaitu untuk keliman rok, blus, kemeja, ataupun kaki celana. Caranya sama dengan kelim tindas tapi perbedaannya terletak pada tusukannya. Tusukan kelim konveksi terdiri dari dua baris yaitu diatas dan dibawah (double) dan lebarnya + 1cm.

Kelim rol
Dapat dibuat dengan dua cara :
a. Kelim yang dibuat dengan mesin serbaguna dengan memakai sepatu rol serta setikan zig-zag.
b. Kelim juga dapat dibuat dengan cara manual, dengan memakai jarum tangan dengan cara menggulung kecil tiras, kemudian dijahit dengan tusuk balut. Kegunaan kelim rol adalah untuk mengelim pinggiran kain yang tipis, pinggiran baju kerut atau rimpel, ujung lengan poff dan sebagainya.

Kelim sum mesin

Kelim sum mesin ini adalah kelim yang bekasnya di bagian baik seperti sum tangan tetapi dengan menggunakan mesin, caranya :
a. Pinggir kain dikelim dengan jelujur sesuai dengan yang diinginkan
b. Kemudian kelim dilipatkan dengan bagian keliman kebawah sebesar keliman yang disisakan biasanya 0,2cm

c. Dijahit pada sisa keliman dengan cara sepatu mesin sedikit diangkat
d. Kemudian turunkan sepatu mesin dan jahit terus berulang-ulang sampai selesai
e. Kelim sum dapat dijahit dengan memakai mesin serbaguna
f. Kelim sum dapat juga dibuat dengan memakai mesin khusus untuk garmen
g. Mensom bahan-bahan yang tebal dan untuk konveksi (garmen) agar pekerjaan lebih efktif dan efisien



Komentar