, , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Mata Kuliah Konstruksi Pola Busana

les, indonesia, private, obras, guru, sekolah, belajar, yogyakarta, usaha, jogja, kursus, terbaik, batik, kaos, kebaya, jahit, baju jahit, mesin jahit, konveksi, kursus menjahit
Mata Kuliah Konstruksi Pola Busana

Mata Kuliah Konstruksi Pola Busana





Mata kuliah konstruksi pola busana merupakan alah satu dari mata kuliah
yang wajib diambil oleh mahasiswa progam studi Tata Busana. Setiap tahunnya
pasti akan ada evaluasi perbaikan untuk proses penyempurnaan materi mata
kuliah supaya tujuan pembelajaran dapat tercapai semaksimal mungkin. Adanya
perbaikan tersebut pasti melalui evaluasi setiap kegiatan pembelajaran yang pada
akhirnya akan ada perubahan pada silabus mata kuliah tersebut, akan tetapi
berbeda dengan kurikulum yang ada. Kurikulum mata kuliah konstruksi pola
busana masih tetap dari tahun 2010-2012 yaitu 4 sks dan diambil waktu semester
Silabus mata kuliah konstruksi pola busana telah mengalami perbaikan,
dimana mata kuliah konstruksi pola awalnya memiliki standart kompetensi yang
berbeda-beda. Hal ini disebabkan karena setiap kompetensi dasar masih sendirisendiri
dan di ajar oleh dosen yang berbeda, sehingga standart kompetensi
pembelajaran masih sama dengan setiap kompetensi dasar, sebagai contoh untuk
konstruksi pola busana pria standart kompetensinya adalah memiliki pengetahuan membuat pola busana pria dengan berbagai ukuran dan model. Berbeda dengan
silabus yang sekarang, mata kuliah konstruksi pola busana sudah dijadikan satu
dengan pengajar yang tetap. Artinya hanya di ajar dengan satu dosen saja (tidak
bergantian seperti tahun sebelumnya). Standart Kompetensi pada mata kuliah ini
adalah Memahami dan terampil dalam membuat pola secara konstrksi. Baik
pembuatan pola busana anak, wanita maupun pria secara konstruksi.
Hal tersebut akan lebih memudahkan mahasiswa untuk tidak selalu
beradaptasi dengan model pembelajaran yang baru dengan gantinya dosen atau
pengajar di setiap kompetensi dasar.
Melihat isi materi pada mata kuliah tersebut berupa rumus-rumus yang perlu
dipahami akan lebih baik kalau didukung adanya media pembelajaran, sehingga
hal tersebut dapat membantu mahasiswa untuk lebih mudah memahami materi
yang telah dijelaskan oleh dosen.



Pola Busana

Menurut Porrie Muliawan dalam Erna Setyowati (2006:2) pola adalah
suatu potongan kain atau kertas yang dipakai sebagai contoh untuk membuat
pakaian, potongan kain atau kertas tersebut mengikuti bentuk/ukuran badan
tertentu, sedangkan Djati Pratiwi dalam ivana Natalia (2005:12) mengemukakan
“pola adalah potongan kain atau kertas yang dipakai sebagai contoh pedoman atau
cetakan untuk membuat baju pada saat menggunting bahan sebelum menjadi
pakaian jadi”. Jadi dapat diartikan bahwa pola adalah potongan bahan/kain atau
kertas sebagai pedoman atau contoh untuk membuat baju pada saat menggunting
bahan atau kain sebelum menjadi pakaian jadi.

Macam-Macam Pola


Pola busana berdasarkan teknik pembuatannya
Pola busana berdasarkan teknik pembuatannya di bagi menjadi 3 bagian:
1. Pola Drapping
“Pola Drapping yaitu teknik pembuatan pola yang dibentuk diatas badan
sipemakai atau tiruannya yang biasa disebut dress form atau paspop”, Djati
Pratiwi dalam skripsi Ivana Natalia (2005:12), berpendapat bahwa drapping
berasal dari kata to drape yang berarti menyampirkan kain atau kertas secara
langsung pada kain atau boneka.
2. Pola Konstruksi
Pola konstruksi adalah pola untuk membuat pakaian yang didapat dengan
membuat gambar pola dengan perhitungan secara sistematis, pola ini dibuat
berdasarkan ukuran badan perorangan” menurut Djati pratiwi dalam skripsi
Ivana Natalia (2005:13). Pola konstruksi relatif lebih rumit dan menemukan
banyak waktu lebih lama jika dibandingkan dengan pola drapping karena
memerlukan ukuran-ukuran dan perhitungan khusus. Ukuran-ukuran tersebut
dihitung secara matematika dan digambar pada kertas sehingga tergambar
bentuk badan muka, badan belakang, lengan, kerah, rok dan sebagainya
(Porrie Muliawan, 2012:2).
3. Pola Kombinasi
Pola Kombinasi adalah perpaduan antara pola drapping dengan pola
konstruksi yaitu dalam pembuatannya sebagian menggunakan pola drapping
dan sebagian menggunakan pola konstruksi. Saat ini penggunaan pola ini
sering digunakan karena hasilnya lebih pas dibadan.


Pola busana berdasarkan bagiannya



Djati Pratiwi (2005:13) mengemukakan bahwa pola dasar berdasarkan
bagiannya dibagi menjadi 3 macam, yaitu:
1. Pola dasar badan yaitu pola bagian badan atas yang terdiri dari bahu, leher
sampai batas pinggang. Pola badan ini terdiri atas pola badan depan dan pola
badan belakang.
2. Pola dasar rok yaitu pola dasar yang dimulai dari pinggang kebawah sampai
lutut/mata kaki atau sesuai dengan batas yang diinginkan. Pola rok ini terdiri
atas pola rok depan dan pola rok belakang.
3. Pola dasar lengan yaitu pola bagian lenganyang dimulai dari kerung lengan
sampai siku/pergelangan tangan atau sesuai dengan panjang lengan yang
diinginkan.


Pola busana berdasarkan jenisnya



Erna Setyowati (2006:2), pola dasar busana berdasarkan jenisnya dibagi
menjadi 3 yaitu:
1. Pola Konstruksi Busana Wanita yaitu pembuatan pola dengan menggunakan
sistem konstruksi sesuai dengan badan wanita
2. Pola Konstruksi Busana Pria yaitu pembuatan pola dengan menggunakan
sistem konstruksi sesuai dengan badan seorang pria.
3. Pola Konstruksi Busana Anak yaitu pembuatan pola dengan menggunakan
sistem konstruksi berdasarkan ukuran badan anak berusia 1 sampai 12 tahun.

Pola busana berdasarkan hasil jadinya




Pola dasar berdasarkan hasil jadi menurut Djati Pratiwi dibagi menjadi 3:
1. Pola Standart
Pola standart adalah pola yang menggunakan ukuran badan standart, yang
berupa pola dasar dari teknik drapping atau konstruksi. Pola standart terdiri
atas pola badan, pola rok dan pola lengan dan tersedia untuk anak dan dewasa.
Pola ini tidak dapat dimanfaatkan langsung untuk pembuatan busana karena
masih harus dirubah dan disesuaikan dengan model yang diinginkan.
2. Pola Rader
Pola rader terdapat pada sehelai kertas yang lebar, dalam selembar kertas
ini dicetak pola-pola sesuai model dan tiap model dicetak satu ukuran, setiap
satu ukuran pola rader menggunakan tanda garis tertentu untuk membedakan
satu model dengan model yang lain. Pola ini sering dijumpai pada majalah
mode atau majalah wanita.
3. Pola Cetak
Pola cetak merupakan satu stel pola dari satu model busana, yang dikemas
dalam amplop siap pakai, berisi lembaran pola yang sudah dirubah atau
disesuaikan dengan satu model busana.

0 komentar:

Post a Comment